Peningkatan Literasi Digital UMKM melalui Sosialisasi QRIS di Betapus

Authors

  • Rudy Syafariansyah Dachlan Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda, Indonesia
  • Tia Familia Octaviani Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda, Indonesia
  • Lionthyn Abu Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda, Indonesia
  • Srilovia Adelia Putri Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda, Indonesia
  • Fuji Sahara Lova Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda, Indonesia
  • Mareta Way Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda, Indonesia
  • Lindasari Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda, Indonesia
  • Reidcha Zane Cahya Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda, Indonesia
  • Lisdawati Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda, Indonesia
  • Trianesya Malimbu Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda, Indonesia
  • Cindy Agustina Nafa Jaya Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24903/impacta.v1i2.75

Keywords:

UMKM, Literasi Digital, Pembayaran Digital, QRIS

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia diharuskan untuk selalu menyesuaikan diri dengan kemajuan teknologi untuk meningkatkan efisiensi bisnis dan daya saing dalam persaingan pasar, salah satunya lewat peningkatan literasi digital. Hasil pengamatan lapangan di beberapa UMKM di daerah Lempake, Betapus, menunjukkan bahwa literasi digital pelaku usaha kuliner masih rendah, terlihat dari kurangnya pemahaman tentang konsep dan keuntungan sistem pembayaran digital dalam mendukung operasional usaha. Sebagian besar UMKM masih bergantung pada pembayaran cash dan belum mengadopsi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai metode pembayaran digital, walaupun permintaan akan pembayaran tanpa tunai dari konsumen tergolong cukup signifikan. Masalah utama yang teridentifikasi meliputi rendahnya pemahaman tentang keuntungan dan prosedur pendaftaran QRIS, kekhawatiran terkait keamanan transaksi digital, kurangnya sosialisasi dan pendampingan, serta hambatan teknis seperti kurangnya perangkat smartphone di antara beberapa pelaku usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ditujukan untuk memperbaiki literasi digital pelaku UMKM, terutama dalam pemahaman serta penerapan sistem pembayaran digital yang berbasis QRIS. Pendekatan yang diterapkan adalah penelitian tindakan, yang mencakup fase identifikasi isu melalui observasi dan wawancara awal, perumusan solusi dengan sosialisasi pembayaran digital, pelaksanaan intervensi langsung kepada pelaku usaha, serta evaluasi hasil melalui wawancara setelah kegiatan. Tujuan dari kegiatan ini mencakup sebelas UMKM kuliner yang berada di daerah Lempake, Betapus, dengan berbagai macam usaha seperti warung makan dan angkringan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan literasi digital peserta, terutama dalam pemahaman konsep pembayaran digital dan penggunaan QRIS, yang terlihat dari meningkatnya minat pelaku usaha untuk mendaftar dan menerapkan QRIS demi mempermudah transaksi dengan pelanggan. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa sosialisasi literasi digital dapat meningkatkan kesiapan UMKM untuk secara bertahap mengadopsi sistem pembayaran digital. Rekomendasi mengarah pada perlunya pendampingan lebih lanjut dalam proses pendaftaran QRIS dan edukasi berkelanjutan tentang keamanan transaksi digital bagi pelaku UMKM.

References

[1] N. P. Sipasulta, D. Kowanda, and S. Nurafiah, “Qris as supporters and drivers economic growth In Processing transaction retail in the digital era,” vol. 5, no. 1, pp. 79–86, 2026.

[2] N. Hidayah, L. D. Iriani, and M. Amin, “Diseminasi Hasil Penelitian Dan Sosialisasi Metode Pembayaran Qris Bagi Pelaku Umkm Kabupaten Sorong,” vol. 4, no. 1, pp. 129–136, 2025.

[3] N. L. P. Handayani and P. F. Soeparan, “Peran Sistem Pembayaran Digital Dalam Revitalisasi UMKM,” 2022.

[4] S. P. Awaluddin, M. Awaluddin, and Y. R. Suci, “Peningkatan Literasi Digital Pemanfaatan QRIS Pada Pelaku UMKM di Desa Pesisir Pantai,” vol. 4, no. 1, pp. 4546–4553, 2025.

[5] D. Q. Nada, S. Suryaningsum, H. Kusuma, and S. Negara, “Digitalization of the Quick Response Indonesian Standard ( QRIS ) Payment System for MSME Development,” vol. 4, no. 3, pp. 551–558, 2021.

[6] D. Paliling, G. Siswanto, N. Paranoan, and M. Mangngalla, “Analisis Implementasi QRIS sebagai Sistem Pembayaran Digital pada Usaha Mikro , Kecil dan Menengah ( UMKM ) di Kelurahan Kapasa , Kota Makassar,” vol. 5, no. 1, pp. 2177–2185, 2026.

[7] L. D. Iriani, N. Hidayah, F. J. Andjar, E. M. Zein, and A. Ridwan, “Peningkatan Literasi Keuangan Digital Pelaku UMKM Melalui Sosialisasi Sistem Pembayaran Non-Tunai di Kabupaten Sorong,” vol. 5, no. 2, pp. 2815–2824, 2024.

[8] M. T. B. Alfira and Susilo, “Analisis Faktor Yang Mempengaru hi Kepu Tusan Umkm Menggunakan Qris Dan Pengaruhnya Terhadap Penghasilan Umkm Di Pasar Rakyat Kota Malang,” vol. 2, no. 4, pp. 544–558, 2023.

[9] E. Zusrony, L. P. Anzie, P. Asti, G. Manalu, I. Permana, and T. Imaliya, “Analisis Perceived Usefulness , Perceived Ease of Use dan Perceived Risk Terhadap Minat Penggunaan Pembayaran Digital Quick Response Indonesia Standard ( QRIS ) Pada Pelaku UMKM,” vol. 16, no. 1, pp. 200–206, 2023.

[10] D. H. Syah, F. R. Dongoran, E. W. Nugrahadi, and R. Aditia, “Research in Business & Social Science Understanding the technology acceptance model in the QRIS usage : Evidence from SMEs in Indonesia,” vol. 11, no. 6, pp. 12–19, 2022.

[11] A. P. Tedjakusuma and W. Kulachai, “An Iss Grounded Structural Model Of Qris Usage: Quality, Trust, And Intention Behavior Translation: Evidence From Indonesia,” vol. 24, 2026.

[12] M. Simarmata, G. O. Sitompul, L. L. Sinaga, and I. P. K. Sari, “Jurnal Pengabdian Masyarakat : Penerapan Sistem Pembayaran Digital Qris Pada Umkm Warung Teh Ida,” vol. 6, no. 2, pp. 1–6, 2026.

[13] N. Alifia and E. Permana, “Analisis Penggunaan Qris Terhadap Peningkatan Pendapatan UMKM,” vol. 25, no. 1, 2024.

[14] L. M. Karnawijaya and A. Lahiani, “How does Quick Response Code Indonesian Standard ( QRIS ) Usage Affect The Financial Management of Micro , Small , and Medium Sized Enterprises ( MSMEs ) in Indonesia ?,” 2024.

[15] R. Ariska, N. Hendri, and G. P. Sari, “Pengaruh Penggunaan Digital Payment QRIS dan Tingkat Literasi Digital terhadap Pendapatan Penjualan,” vol. 4, no. 3, pp. 388–399, 2025.

[16] J. S. Maulana and W. T. Subroto, “Peran QRIS terhadap Pendapatan UMKM di Era Digital : Studi SWK Ketintang Surabaya,” vol. 4, no. 1, pp. 4044–4055, 2025.

[17] Andriansyah and D. I. Hajati, “Determinants of QRIS Adoption among MSMEs : The Role of Financial and Digital Literacy,” vol. 10, no. 1, pp. 32–43, 2026.

[18] N. Istiqomah, Tamamudin, and A. Sadali, “Inovasi ekonomi syariah berbasis digital : Studi kasus penerapan QRIS dan Mobile banking pada BSI KCP Pekalongan,” vol. 5, no. 2, pp. 243–257, 2025.

[19] N. L. P. A. Pancawati, I. M. Sudarma, and I. P. Somiartha, “Integrasi Metode Pembayaran Qris Dalam Mendukung Literasi Keuangan Digital Menuju Indonesia Emas 2045,” 2025.

[20] M. Ardi, Astuti, and F. Aditya, “Implementasi pengguna qris pada kaum milenial,” pp. 65–72.

[21] F. R. Solihin, Y. Handoyo, and R. Rahmawati, “Literasi Digital Sistem Pembayaran Qris Bagi Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah Di Desa Cijengkol,” vol. 04, pp. 288–296, 2025.

[22] Z. N. Pangestika, D. K. Putri, S. F. Angelica, and D. M. Nihayah, “Systematic Literature Review: Persepsi Penggunaan Qris Sebagai Peningkatan Efektivitas Alat Pembayaran Dan Sistem Keuangan Digital,” vol. 13, no. 2, pp. 103–115, 2025.

[23] A. Farhan and A. W. Shifa, “Penggunaan Metode Pembayaran QRIS Pada Setiap UMKM di Era Digital,” vol. 4, no. 2, pp. 1198–1206, 2023.

[24] R. A. Saputra et al., “Pendampingan dan Literasi Digital bagi Pelaku UMKM dalam Implementasi QRIS di Kelurahan Matabubu , Kota Kendari,” vol. 6, no. 3, pp. 1823–1832, 2026.

[25] Mispandi, M. Juaini, and R. Jannah, “Essor Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosialisasi Penerapan Sistem Pembayaran Meningkatkan Daya Saing UMKM QRIS Untuk,” vol. 1, no. 3, pp. 109–113, 2025.

[26] A. T. Asih and I. Wulandari, “Pendampingan Pembuatan Aplikasi Sistem Pembayaran Digital (Qris) Pada Umkm Toko Kelontong.” [Online]. Available: https://www.ikea.com/

[27] Muhammad Ade Kurnia Harahap, “Peningkatan Kapasitas Umkm Melalui Implementas i Sistem Pembayaran Digital (Qris) Di Kota Pematangsiantar,” vol. 5, 2025.

[28] T. Yuliati and T. Handayani, “Pendampingan Penggunaan Aplikasi Digital Qris Sebagai Alat Pembayaran Pada Umkm,” vol. 2, no. 3, pp. 811–816, 2021.

Downloads

Published

2026-08-29

How to Cite

[1]
R. S. Dachlan, “Peningkatan Literasi Digital UMKM melalui Sosialisasi QRIS di Betapus”, inov. masy. pengabdi. terap., vol. 1, no. 2, pp. 18–33, Aug. 2026.

Issue

Section

Articles

Citation Check