Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja sebagai Upaya Pencegahan Pernikahan Dini di SMA Negeri 11 Samarinda

Authors

  • Siti Hadijah Aspan Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda, Indonesia
  • Indri Dwita Mangiri Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda, Indonesia
  • Kristina Novela Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda, Indonesia
  • Aprilia Sintia Lenik
  • Ivan Saputra Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda, Indonesia
  • Muhammad Surya Adam Hairuni Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda, Indonesia
  • Nur Hasanah Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda, Indonesia
  • Oksa Aprilia Houdson Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda, Indonesia
  • Julvina Elisabet Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda, Indonesia
  • Noor Salsabilla Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24903/impacta.v1i2.67

Keywords:

edukasi kesehatan, kesehatan reproduksi, pencegahan, pernikahan dini, remaja

Abstract

Pernikahan dini masih menjadi persoalan kesehatan dan sosial remaja karena berkaitan dengan risiko kesehatan reproduksi, terhambatnya pendidikan, ketidaksiapan psikologis, serta keterbatasan kesiapan sosial dan ekonomi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi, dampak pernikahan dini, dan pentingnya kesiapan multidimensional sebelum memasuki kehidupan pernikahan. Kegiatan melibatkan 39 siswa kelas XI F SMA Negeri 11 Samarinda dan dilaksanakan melalui edukasi partisipatif berupa pre-test, pemaparan materi interaktif selama sekitar 20-30 menit, diskusi dan tanya jawab, pembagian buku saku, serta post-test. Evaluasi dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan persentase jawaban benar sebelum dan sesudah edukasi. Rata-rata jawaban benar meningkat dari 73,08% pada pre-test menjadi 98,72% pada post-test, atau meningkat 25,64 poin persentase. Peningkatan pemahaman juga tampak pada materi yang pada awalnya kurang dipahami, termasuk kondisi psikologis pascapersalinan dan risiko kesehatan pada kehamilan usia remaja. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa edukasi terstruktur dan interaktif yang didukung media belajar mandiri dapat memperkuat pemahaman remaja mengenai kesehatan reproduksi dan pencegahan pernikahan dini. Edukasi berbasis sekolah secara berkelanjutan disarankan untuk mempertahankan dan memperluas dampak preventif program.

References

[1] Badan Pusat Statistik, Statistik Pemuda Indonesia 2022. Jakarta: Badan Pusat Statistik, 2022.

[2] M. S. Nurmaulid, R. Darusasi, N. O. Aditya, M. Riefky, L. A. Kurniawati, A. Nikmah, C. Nisa, U. R. Aisy, P. Renggani, dan F. D. Cahyoko, “Peningkatan Pemahaman Remaja tentang Kesehatan Reproduksi dan Pernikahan Dini sebagai Upaya Mendukung Bonus Demografi,” Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, vol. 3, no. 6, pp. 2815-2822, 2025, doi: 10.59837/jpmba.v3i6.2831.

[3] Yuwanti dan F. D. Aviani, “Edukasi Kesehatan Reproduksi sebagai Upaya Pencegahan Pernikahan Dini pada Remaja,” JPKM Cahaya Negeriku, vol. 5, no. 2, pp. 41-48, 2025, doi: 10.35720/jpkm.v5i2.78.

[4] Badan Pusat Statistik, Statistik Pernikahan Dini 2025. Samarinda: Badan Pusat Statistik, 2025.

[5] I. Kurniawati dan I. Christiana, “Peningkatan Edukasi Melalui Penyuluhan Kesehatan Reproduksi sebagai Upaya Pencegahan Pernikahan Dini pada Remaja di SMK 1 Banyuwangi,” Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS), vol. 2, no. 2, pp. 248-254, 2024, doi: 10.54832/judimas.v2i2.271.

[6] Ratnaeni, K. Amelia, A. Hasliani, dan Rahmawati, “Peningkatan Literasi Kesehatan Reproduksi sebagai Upaya Pencegahan Pernikahan Dini pada Remaja,” JGEN: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, vol. 4, no. 1, pp. 90-96, 2026, doi: 10.60126/jgen.v4i1.1491.

[7] V. L. Hasibuan, C. Pramana, dan N. P. Dewi, “Implementasi Edukasi Kesehatan Reproduksi sebagai Upaya Pencegahan Pernikahan Dini di SMK Taman Siswa Cabang Sukadamai Kabupaten Asahan,” Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, vol. 4, no. 3, pp. 3677-3682, 2026, doi: 10.58266/jpmb.v4i3.1069.

[8] E. R. Astuti, E. Yulianingsih, dan P. S. Rasyid, “Penyuluhan Kesehatan Reproduksi dan Pencegahan Pernikahan Usia Dini,” Jurnal Kesehatan Mandiri, vol. 6, no. 6, pp. 4745-4753, 2022, doi: 10.31764/jmm.v6i6.11112.

[9] S. Yusran, M. C. Binekada, Rahayuni, R. A. Amin, M. Manga, Lustina, Normalisa, Nurzani, R. A. Bustanil, dan M. Azwan, “Edukasi Kesehatan Reproduksi sebagai Upaya Pencegahan Pernikahan Dini pada Siswa SMA Keberbakatan Olahraga Sulawesi Tenggara,” Jurnal GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat), vol. 4, no. 2, pp. 674-680, 2026.

[10] F. C. Wulandari dan U. Hidayati, “Pengaruh Edukasi Reproduksi dalam Meningkatkan Pengetahuan Dampak Pernikahan Dini di Kelas X AKL SMK Ma’arif NU 1 Bener Kabupaten Purworejo,” Jurnal Kebidanan, vol. XVIII, no. 01, pp. 33-42, 2026, doi: 10.35872/jurkeb.v18i01.1013.

[11] T. D. Aprelia, S. Pabidang, dan Z. I. Navelia, “Optimalisasi Peningkatan Pengetahuan Remaja dalam Pencegahan Pernikahan Dini Melalui Edukasi Kesehatan Reproduksi Berbasis Leaflet,” Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, vol. 4, no. 4, pp. 4952-4956, 2026, doi: 10.58266/jpmb.v4i4.1344.

[12] L. J. Harahap dan R. J. Siregar, “Edukasi Dampak Pernikahan Dini terhadap Kesehatan Reproduksi Remaja di Desa Purbatua PK Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara Tahun 2025,” Jurnal Pengabdian Masyarakat Darmais (JPMD), vol. 4, no. 2, pp. 189-194, 2025.

[13] N. Yusnia, L. Zakiah, R. Munir, A. Rahmatunnisa, dan D. Fitria, “Dampak Pernikahan Dini terhadap Kesehatan Reproduksi,” Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kepada Masyarakat, vol. 3, no. 2, pp. 251-260, 2023, doi: 10.58218/kreasi.v3i2.612.

Downloads

Published

2026-08-26

How to Cite

[1]
S. H. Aspan, “Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja sebagai Upaya Pencegahan Pernikahan Dini di SMA Negeri 11 Samarinda”, inov. masy. pengabdi. terap., vol. 1, no. 2, pp. 1–6, Aug. 2026.

Issue

Section

Articles

Citation Check