Implementasi Metode Simple Additive Weighting dalam Seleksi Penerima Beasiswa

Authors

  • Aulita Az'Zahra Dhena Aldy Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda, Indonesia
  • Elsya Fauziah Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda, Indonesia
  • Hendrikus Hang Himang Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda, Indonesia
  • Ferdinandus Heru Moreno Christian Paran Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda, Indonesia
  • Maria Kristiana Damayanti Teting Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda, Indonesia
  • Aldi Bastiatul Fawait Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24903/minabis.v1i2.27

Keywords:

Scholarship Selection, Decision Support System, Simple Additive Weighting, SAW, Ranking

Abstract

Abstract: The scholarship selection process requires a method that can support objective decision-making based on multiple criteria. This study applies the Simple Additive Weighting (SAW) method to determine scholarship recipients based on four criteria: Grade Point Average (GPA), parents' income, number of family dependents, and student achievements. The dataset consisted of 80 student alternatives. The research process included normalization, weighting, preference value calculation, and alternative ranking. The results showed that preference values ranged from 0.56733 to 0.96298, with an average value of 0.73029. Alternative A70 obtained the highest preference value of 0.96298 and was recommended as the most eligible scholarship recipient. In addition, 53 students (66.25%) achieved preference values above 0.70. The findings indicate that the SAW method was successfully implemented and is capable of producing a more objective, transparent, and measurable scholarship selection process.

 

Abstrak: Proses seleksi penerima beasiswa memerlukan metode yang mampu membantu pengambilan keputusan secara objektif berdasarkan berbagai kriteria. Penelitian ini menerapkan metode Simple Additive Weighting (SAW) untuk menentukan calon penerima beasiswa berdasarkan empat kriteria, yaitu IPK, penghasilan orang tua, jumlah tanggungan keluarga, dan prestasi mahasiswa. Data yang digunakan terdiri dari 80 mahasiswa sebagai alternatif. Proses penelitian dilakukan melalui tahapan normalisasi, pembobotan, perhitungan nilai preferensi, dan perangkingan alternatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai preferensi berada pada rentang 0,56733 hingga 0,96298 dengan rata-rata sebesar 0,73029. Alternatif A70 memperoleh nilai preferensi tertinggi sebesar 0,96298 sehingga direkomendasikan sebagai kandidat penerima beasiswa yang paling layak. Selain itu, sebanyak 53 mahasiswa (66,25%) memperoleh nilai preferensi di atas 0,70. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode SAW berhasil diterapkan dalam proses seleksi penerima beasiswa dan mampu menghasilkan keputusan yang lebih objektif, transparan, dan terukur.

Downloads

Published

2026-09-16

Issue

Section

Articles

Citation Check